Kembali ke Daftar Berita
Kegiatan

Menempa Karakter dan Spiritualitas di Sejuknya Puncak: Pesantren Kilat SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang

Rezky Al Hilal 31 Aug 2026 142 Dilihat 0 Dibagikan
Bagikan: X
Menempa Karakter dan Spiritualitas di Sejuknya Puncak: Pesantren Kilat SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang

Pamulang-Bogor — Selama tiga hari dua malam, sejak Sabtu (22/8/2026) hingga Senin (24/8/2026), murid kelas X SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang (SMAM Duma) mengikuti kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat). Berlokasi di kawasan sejuk Puncak, Bogor, para siswa diajak menyelami rangkaian pembinaan spiritual, dinamika kelompok, hingga pelatihan kepemimpinan.

Pemilihan kawasan Puncak sebagai tempat pelaksanaan Sanlat telah menjadi tradisi panjang sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba dan Sapras SMAM Duma, Bapak Musanif, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah digelar lebih dari 20 kali di lokasi yang sama.

“Faktor cuaca yang sejuk dan suasana relatif tenang membuat siswa bisa berkegiatan dengan lebih nyaman sekaligus refreshing. Selain itu, di Puncak banyak pilihan tempat yang terjangkau dengan fasilitas memadai sesuai kebutuhan agenda Sanlat,” ungkapnya.

Rangkaian acara dimulai sejak pelepasan di Masjid Al-Jihad Pamulang menuju lokasi. Selama Sanlat, para murid dibekali berbagai kajian penting seperti Memperkokoh Aqidah Islam, Panduan Thaharah Praktis, hingga materi Sholatku Kekuatanku. Tak sekadar teori di dalam ruangan, suasana makin hidup pada hari kedua saat peserta mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, outbound di alam terbuka, serta ajang unjuk kebolehan dalam kompetisi debat antar-kelompok pada malam harinya.

Bagi Muhammad Adnan Fikri, salah satu peserta kegiatan ini mengungkapkan, pengalaman mengikuti Sanlat telah memberikan ruang bagi dirinya untuk menemukan potensi diri yang belum pernah tergali di pengalaman belajar secara formal. Ia mengaku kegiatan Sanlat ini sangat terkesan, terutama saat dipercaya menjadi juru bicara bagi kelompoknya.

“Menjadi jubir saat momentum belajar debat itu merupakan pengalaman belajar yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Tidak hanya itu, dari mulai awal perjalanan, mengikuti materi, senam, outbound, sampai perjalanan pulang, saya ikuti proses itu dengan senang dan tidak ada penyesalan sama sekali,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa sesi Training Motivasi bertema “Beramal, Berakhlak, dan Bermanfaat” yang dibawakan oleh H. Aris Ahmad Jaya pada Minggu sore memberi pengaruh besar baginya. Selepas kegiatan, ia merasa lebih disiplin dalam mengelola waktu dan mulai menerapkan berbagai saran dari sesi tersebut.

Rangkaian kegiatan padat yang ditutup dengan penuntasan hafalan dan penghargaan peserta terbaik pada Senin pagi ini selaras dengan tujuan besar yang diusung pihak sekolah. Kepala SMAM Duma, Bapak Dr. Hartono, M.A., menegaskan pentingnya pembentukan fondasi karakter sejak dini.

“Kita ingin murid SMAM Duma kokoh akidahnya, bagus ibadahnya, mulia akhlaknya, dan berdampak pada keseharian berupa muamalah duniawiyah yang bagus,” tegas Bapak Dr. Hartono.

Melalui penanaman nilai-nilai tersebut, sekolah berharap kegiatan Sanlat dapat menumbuhkan karakter disiplin, jujur, berani, bertanggung jawab, peduli, dan suka bekerja sama. Perubahan positif ini diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah saja, tetapi juga membawa para murid untuk aktif berkontribusi di tengah masyarakat, seperti dalam kegiatan remaja masjid maupun karang taruna. (*)

Penulis: Rezky Al Hilal

Editor: Salman A. Ridwan