PAMULANG, 28
September 2026 | Musyawarah Cabang (Musycab) ke-18 Ikatan
Pelajar Muhammadiyah (IPM) Pamulang yang berlangsung pada 26–27 September 2026
menjadi ajang pembuktian matangnya proses kaderisasi di SMA Muhammadiyah 25
Pamulang (SMAM Duma).
Hasil
restrukturisasi kepemimpinan PC IPM Pamulang periode 2026–2027 resmi
mengamanahkan pimpinan utama kepada jajaran kader berdarah SMAM 25. Pucuk
pimpinan kini dinakhodai Muhammad Fakhri Rais sebagai Ketua Umum, didampingi
Muhammad Bintang Elwano selaku Sekretaris Umum, serta Samara Aisha Amaury yang
melengkapi jajaran pimpinan harian sebagai Bendahara Umum.
Daya tarik utama
kepengurusan baru ini terletak pada hadirnya Fakhri Rais (Ais), seorang pelajar
aktif yang dipercaya memimpin organisasi di tingkat cabang. Menjalankan
kewajiban akademik di kelas sembari mengemban tanggung jawab besar organisasi
tidak menjadi penghalang baginya berkat prinsip kedisiplinan 3T (tertib ibadah, tertib belajar, dan tertib organisasi) yang selalu ia pegang teguh.
Bagi Ais,
kepemimpinan di tingkat cabang ini merupakan ruang pembinaan potensi bagi
seluruh pelajar di Pamulang.
“Arah gerak yang
ingin saya bawakan adalah menegaskan kembali bahwa IPM ini sebuah ikatan, bukan
hanya event organizer.
Saya ingin IPM menjadi media untuk membuka potensi sekaligus batu loncatan bagi
setiap kader menuju kesuksesan,” tegas Ais.
Langkah Ais di
jajaran pimpinan kian solid berkat hadirnya Bintang Elwano sebagai Sekretaris
Umum. Berbekal pengalaman mengelola media siswa DOSQ 25 POST sewaktu bersekolah
hingga kiprahnya di PD IPM Tangsel, alumni SMAM 25 ini siap memadukan
perspektif alumni dengan kebutuhan pelajar aktif demi kelancaran koordinasi
antarranting.
“Kolaborasi ini
sangat menarik karena kami punya pengalaman berbeda tetapi tujuannya sama.
Ketum masih siswa aktif sehingga lebih relate dengan kondisi pelajar saat ini, sedangkan saya bisa berbagi
pengalaman organisasi sebelumnya untuk saling melengkapi,” ujar Bintang.
Dominasi kader SMAM
25 di panggung cabang memantik rasa bangga sekaligus dipandang sebagai buah
dari tradisi pembinaan Ranting yang konsisten menempa keberanian kader muda
sejak dini.
Pembina PR IPM SMAM
25 Pamulang, Pak Bayu Ajy, S.Pd., mengapresiasi tinggi pencapaian anak didiknya
sembari mengingatkan hakikat utama berorganisasi.
“Pesan saya bagi
Ais dan kawan-kawan, ini bukan sekadar mencari kedudukan, melainkan harus selalu
berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah. Harapan saya, kepemimpinan teman-teman dari
25 ini bisa makin mendekatkan tiap-tiap ranting agar proses kaderisasi terus
berkembang,” tutur Pak Bayu.
Terpilihnya jajaran
pimpinan baru ini makin mempertegas peran SMAM 25 Pamulang sebagai kawah
candradimuka pencetak pimpinan muda. Perpaduan semangat pelajar aktif dan
pengalaman alumni kini siap menggerakkan roda organisasi PC IPM Pamulang menuju
arah yang lebih inklusif, solid, dan berdampak nyata.
Penulis : Rezky Al Hilal
Editor: Salman A. Ridwan